Tahun Baru Hijriyah: Reviva untuk Muslim

Penanggalan Hijriah

Pada suatu hari, Khalifah Umar bin Khattab ingin membuat kalender Islam, lalu Beliau mengumpulkan para sahabat untuk dimintai pendapat tentang hal ini. Saat pemunculan ide dari para sahabat, mengemukalah tiga usulan. Pertama meniru penanggalan orang-orang Persia dan Romawi. Kedua mengambil momentum pada kehidupan Rasulullah khususnya kelahiran dan kematian. Dan yang terakhir adalah mengambil peristiwa-peristiwa penting seperti Isra’ Mi’raj, dan hijrah.

Kemudian Khalifah Umar memutuskan untuk memilih usulan ketiga. Tentunya dengan alasan, yaitu menghindari pengkultusan terhadap Rasulullah. Rasulullah pernah mengatakan ” Jangan terlalu memujaku secara berlebihan seperti halnya umat Isa bin Maryam…” Hal itu disampaikan Rasulullah karena memang Muhammad adalah seorang manusia biasa seperti halnya kita semua. Namun Beliau diutus oleh Allah SWT sebagai perantara yang menyampaikan risalah islam kepada seluruh umat manusia. Akhirnya dipilihlah momen hijrah Rasulullah dari mekah ke madinah sebagai hari, bulan, dan tahun pertama pada kalender islam.

Makna Hijrah

Kata hijrah berasal dari bahasa Arab yang artinya pindah. Kata itu menggambarkan peristiwa pada tahun 662 Masehi, yaitu ketika Rasulullah SAW, atas perintah Allah SWT, melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Sebelum hijrah, keadaan umat Islam (muhajirin: yang berhijrah) di mekah sangat hina dan tidak berdaya. Namun di Madinah, umat Islam diakui oleh masyarakat setempat (anshar: penolong) sehingga menjadi kaum yang kuat dan mulia. Saudaraku, padahal Madinah pada saat itu adalah kota yang penduduknya sangat beragam (itulah mengapa keberagaman, saat ini, disebut madani). Namun mereka begitu terbuka dan menerima umat Islam yang berbeda kepercayaan, akidah, dan  kebudayaan.

Kaum Muhajirin sebagai  tamu di negeri Madinah pun menunjukkan budaya bersahabat dan cerdas. Mereka mampu membangun persaudaraan dan perekonomian yang baik dengan kaum Anshar. Dengan demikian, hijrahnya kaum muhajirin bukan sekedar sarana memperluas ikatan persaudaraan melainkan juga sebagai pembawa kemakmuran di negeri Madinah Al-Munawwaroh.

Reviva

Secara harfiah, reviva artinya bangkit kembali. Bangkit dari keterpurukan, budaya yang buruk, dan hal-hal negatif lainnya. Istilah ini tepat untuk menggambarkan semangat berubah dari dalam diri kita. Sejarah diatas adalah tempat kita berkaca dengan tepat. Meninggalkan tempat yang buruk, dan menuju tempat yang lebih baik. Pada saat sekarang, hijrah lebih cenderung pada pemahaman untuk mengubah sikap yang buruk menjadi yang lebih baik. Di manakah saya saat ini, diri sendiri tentu lebih bisa melihat kondisi masing-masing. Jika kita sedang berada pada lingkungan yang jauh dari nilai-nilai Islam, maka bersegeralah meninggalkannya dan bergabung pada lingkungan yang kondusif bagi jiwa spiritual kita. Perpindahan ini harus dimulai dengan niat ikhlas dan komitmen untuk benar-benar meninggalkan kemaksiatan. Maka bergabung dengan orang-orang yang senantiasa mengingatkan ketika kita lupa kepada Allah, dan menjaga ibadah ibadah kita merupakan suatu sunnah dari Rasulullah SAW yang sangat baik untuk diikuti.

Saat ini memiliki kepribadian islami itu penting untuk melindungi diri dari derasnya arus globalisasi, westernisasi, konsumerisme dan gaya kehidupan modern lainnya. Sudah bukan saatnya untuk malu menunjukkan identitas keislaman kita. Dengan memiliki kepribadian islami, kita akan memiliki pondasi yang kuat sehingga jiwa kita tidak mudah goyah. Tentu kita sudah mengerti konsep ini, maka jadikan tahun baru hijriah ini sebagai momentum perubahan diri ke arah yang lebih baik. Kondisi kita adalah bagimana usaha kita untuk membentuknya, karena Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum ia mengubahnya sendiri. Mari bangkit wahai saudaraku, luruskan niat hanya untuk Allah dan komitmen dengan keputusan itu. Reviva! :)

-Ditulis tahun 2005, ketika aktif di Biro Media Islam Formasi FIB-

Leave a comment

Filed under agak serius

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s